Setahun yang lalu, saya sempat buatkan konten di blog ini seputar review perjalanan naik kereta api. Salah satunya yaitu KA Bangunkarta di kelas ekonomi yang keretanya sudah dilakukan modifikasi. Kereta ekonomi modifikasi pada KA Bangunkarta tersebut dilakukan modifikasi pada bagian kursinya yang menggunakan kursi seperti kereta ekonomi premium pada umumnya.
Konten terkait review naik kereta ekonomi modifikasi di KA Bangunkarta bisa dibaca disini: Menjajal Kereta Ekonomi Modifikasi di KA Bangunkarta
Beberapa bulan kemudian, ternyata ada cukup banyak yang membaca artikel ini. Tapi ada satu hal yang menarik saat saya cek di Google Search Console terkait artikel yang saya buat. Ada beberapa kata kunci atau keywords yang cukup menggelitik seperti:
“Apakah KA Bangunkarta sudah pakai new generation?”
“Apakah kereta ekonomi Bangunkarta sudah new generation?”
“KA Bangunkarta new generation”
Dan berbagai kata kunci lainnya yang mengarahkan KA Bangunkarta dengan rangkaian kereta terbaru new generation seperti rangkaian SSNG (stainless steel new generation).

Impresi atas pencarian informasi terkait KA Bangunkarta dan rangkaian kereta new generation ini juga cukup banyak dicari di Google. Mungkin memang banyak yang penasaran atau bahkan berharap agar KA Bangunkarta ini bisa ditingkatkan fasilitasnya menjadi rangkaian new generation. Hingga saat ini sudah ada banyak sekali berbagai kereta api yang sudah upgrade dengan rangkaian kereta new generation yang baru, dengan tampilan yang lebih fresh dan terlihat lebih nyaman.
Dan ternyata apa yang diharapkan dan dicari-cari banyak orang soal kereta yang satu ini akhirnya menjadi kenyataan. Per bulan April 2026 ini, tepatnya per tanggal 15 April 2026, baik KA Bangunkarta dan KA Singasari resmi ganti rangkaian kereta (trainset) dengan rangkaian kereta new generation.
Kehadiran rangkaian kereta terbaru new generation pada KA Bangunkarta ini nantinya akan menggantikan rangkaian kereta sebelumnya yaitu kereta ekonomi premium modifikasi dan kereta eksekutif new image yang terkenal dengan “gemblodak”-nya. Penggantian sarana kereta menjadi new generation ini berlaku bagi seluruh kelas, baik kelas ekonomi maupun eksekutif. Penggantian rangkaian kereta ini juga berlaku di KA Singasari.
Informasi Terkait Perubahan Rangkaian KA Bangunkarta
Perihal rotasi atau susunan rangkaian kereta new generation dari kedua kereta api tersebut kurang lebih adalah seperti pada informasi di X (Twitter) sebagai berikut.
Tadinya saya berpikir kalau penggantian rangkaian kereta menjadi new generation ini sifatnya sementara atau situasional karena insiden KA Bangunkarta anjlok beberapa waktu lalu yang mengakibatkan kerusakan di sebagian keretanya. Ternyata memang sudah saatnya untuk ditingkatkan sarana rangkaian keretanya.
Dan hal ini juga sudah dikonfirmasi secara langsung oleh KAI melalui akun resminya.
Soal pengalaman saya saat naik kereta yang rangkaiannya sudah menggunakan rangkaian new generation, kalian bisa baca review perjalanan dengan KA Taksaka berikut ini:
Review Naik KA Taksaka: Kereta Anak Emas Menuju Jogja
Selain KA Taksaka, dulu juga sempat mencoba rangkaian new generation di KA Argo Semeru di tahun 2025 lalu, hanya saja saya tidak buatkan kontennya disini. Yang ada di blog ini yaitu perjalanan dengan KA Argo Semeru saat masih menggunakan rangkaian kereta stainless steel.
Di satu sisi, dengan peningkatan fasilitas kereta dengan menggunakan rangkaian new generation ini memang menjadi kabar baik bagi pengguna setia di dua kereta terkait. Namun disatu sisi lainnya, akan ada hal-hal lainnya yang akan membayangi, seperti kenaikan harga tarifnya. Ada beberapa kereta yang setelah di-upgrade ke kereta baru new generation, harganya jadi naik. Tapi ada juga yang tidak mengalami kenaikan signifikan atau bahkan tetap sama seperti harga saat masih menggunakan rangkaian kereta yang lama.
Memang rangkaian kereta baru new generation ini menawarkan lebih banyak fasilitas yang jauh lebih baik dan banyak dibandingkan dengan rangkaian kereta lama. Tapi saya lihat banyak juga para pengguna ataupun netizen yang mengeluhkan soal kursi di kereta new generation ini yang ternyata tidak senyaman dan kurang ergonomis dibandingkan dengan kursi kereta sebelumnya, khususnya di kereta kelas eksekutif.
Kalau kereta ekonomi new generation, jujur nih saya belum bisa kasih review apa-apa karena memang saya belum pernah mencoba naik kereta tersebut.
Dengan digantikannya rangkaian kereta KA Bangunkarta dan KA Singasari ini dengan rangkaian baru new generation, sepertinya ada kemungkinan untuk beralih ke kereta ini. Menggantikan kereta lain seperti KA Bima ataupun KA Argo Semeru yang harganya dirasa sudah semakin mahal belakangan ini. Dengan catatan kalau harganya tidak naik signifikan atau tetap sama seperti saat ini.
Semoga kedua kereta tersebut okupansinya akan meningkat setelah ganti rangkaian menjadi lebih baru, fresh dan nyaman.

