Tren perkopian di coffee shop saat ini memang cepat sekali berubahnya. Dulu pas di masa pandemi, kopi yang paling nge-hits dan ngetren adalah kopi susu, seperti Kopi Susu Tetangga-nya Tuku. Lalu di tahun 2023, giliran kopi magic yang tiba-tiba viral dan ramai dibahas oleh berbagai influencer hingga mereka yang menamai dirinya sebagai pendekar kopi.
Di tahun 2025 kemarin, tren perkopian berubah lagi menjadi dirty latte. Menu kopi yang satu ini yang pada awalnya jarang sekali kita dengar, tiba-tiba muncul di berbagai media sosial. Orang yang sebelumnya hanya tahu kopi susu saja, mendadak penasaran dengan kopi yang satu ini.
Di tahun 2026 kali ini, lagi-lagi tren perskenaan kopi di coffee shop berubah lagi ke menu lainnya yaitu Mont Blanc. Menu kopi yang satu ini berasal dari Melbourne, Australia, walaupun dari segi namanya terlihat seolah-olah berasal dari Prancis (mengadaptasi dari nama salah satu gunung di Prancis). Mont Blanc merupakan kopi yang punya base berupa cold brew yang halus ataupun espresso/americano, dilengkapi dengan whipped cream di lapisan atasnya yang begitu lembut dan creamy, dan parutan kulit jeruk (orange zest) di atas krimnya.
Sekarang sudah ada beberapa coffeeshop di Jakarta dan sekitarnya yang memiliki menu Mont Blanc ini. Dari sekian banyak coffeeshop, salah satu yang pernah saya coba yaitu di Luc Coffee. Dan di konten kali ini saya mau review seputar Luc Coffee, salah satu coffeeshop favorit saya saat ini.
Seputar Luc Coffee

Luc Coffee merupakan salah satu coffeeshop atau kedai kopi yang ada di Jakarta. Pertama kali dengar kedai kopi ini dari media sosial, terlebih tempatnya yang terlihat begitu estetik di foto.
Sejauh ini, Luc Coffee sudah memiliki berbagai cabang di Jakarta dan juga di Tangerang. Cabang pertamanya ada di Panglima Polim, Jakarta Selatan. Lalu kedua ada di Menteng, Jakarta Pusat. Kemudian cabang yang terbaru ada di Ampera, Jakarta Selatan serta di The Forest, BSD, Tangerang.
Dari beberapa cabang tersebut, saya sudah berkunjung ke dua cabangnya yaitu di Panglima Polim dan Ampera. Cabang yang di Panglima Polim ini adalah yang paling terlihat estetik dan berkelas, serta Instagramable untuk jadi tempat foto-foto. Kalau yang di Ampera ini unik karena berdampingan dengan salah satu lapangan padel yaitu Margot Padel di Asthana Kemang.
Di Luc Coffee, kalian bisa mencoba beraneka menu kopi, minuman non-kopi, makanan berat hingga beraneka dessert lainnya yang menarik untuk dicoba.
Lokasi Luc Coffee
Di konten kali ini saya berfokus ke dua cabang Luc Coffee yaitu di Panglima Polim serta Ampera yang merupakan cabang dari Luc Coffee yang pernah saya kunjungi. Untuk yang di Panglima Polim ini lokasinya berada diantara kawasan Panglima Polim, antara Blok A dengan Blok M. Lokasinya ini lebih dekat dengan stasiun MRT Blok M BCA ketimbang Blok A.
Untuk yang cabang Ampera, lokasinya berada di Jalan Ampera Raya, tidak jauh dari Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Arsip Nasional RI, serta coffee shop Tanatap.
Suasana dan Fasilitas

Secara umum di kedua cabang ini, suasana di coffeeshop-nya begitu nyaman dan enak banget buat dijadiin sebagai tempat untuk hangout, kumpul-kumpul, ngopi, termasuk untuk WFC. Tempatnya begitu nyaman, musiknya juga tidak terlalu berisik dan gaduh, jadi bisa benar-benar ngopi dengan santai.
Waktu itu saya kesana memang suasananya belum terlalu ramai, jadi untuk ngobrol-ngobrol masih cocok banget dan nyaman.
Untuk fasilitasnya, ada tempat non-smoking area dan smoking area. Tempatnya juga begitu adem dan dingin. Colokan untuk charge laptop hingga smartphone juga cukup banyak tersedia di beberapa lokasi tempat duduk.

Khusus cabang Luc Coffee Ampera, disini kalian bisa banget ngopi sambil seru-seruan nonton orang bermain padel (jika ada yang lagi main padel) karena lokasinya yang memang nempel dengan Margot Padel, salah satu lapangan padel di Asthana Kemang. Atau kalau kalian habis main padel di tempat tersebut, bisa banget lanjut makan atau ngopi di Luc Coffee Ampera ini.
Menu yang Tersedia
Di coffeeshop ini tersedia beraneka menu kopi yang bervariasi yang bisa kalian coba. Mulai dari espresso, latte, magic, dirty coffee, dirty matcha, dan masih banyak lagi. Tersedia juga menu kopi filter disini. Untuk menu non-coffee ada beraneka menu seperti matcha, chocolate, iced tea, kombucha, cider, dan sebagainya. Tapi tentu yang perlu kalian coba adalah menu Mont Blanc nya.
Untuk makanan berat, disini tersedia makanan seperti burger, sandwich, aneka nasi, bakmie, quesadilla, toast, dan berbagai menu lainnya. Tersedia juga menu khusus seperti Luc Breakfast. Tapi sejauh ini saya baru mencoba menu Nasi Goreng Bangladesh yang rasanya enak dan juga spicy. Menu Nasi Goreng Bangladesh ini termasuk salah satu menu yang wajib kalian coba tentunya.
Tidak hanya itu, ada juga aneka makanan manis berupa potongan kue manis dengan tema “Sugar Babes” seperti midnight cake, milky way cake, tiramisu, lazy cheesecake, dan masih banyak lagi sweet treats lainnya.
Ada juga menu camilan ringan lainnya juga yang bisa jadi teman nongkrong dan ngemil pas lagi ngopi di coffeeshop ini.
So far, saya baru mencoba menu Nasi Goreng Bangladesh dan Mont Blanc di Luc Coffee ini.
Untuk harganya bervariasi, minuman mulai dari sekitar Rp30.000-Rp100.000. Untuk Mont Blanc harganya Rp45.000 satunya. Harga aneka makanan, dessert dan cemilan juga bervariasi mulai dikisaran Rp35.000-Rp145.000.
Baca juga: Review Bluish Coffee Bar Depok: Mungil, Lengkap, dan Berkualitas
Mencoba Menunya: Mont Blanc & Nasi Goreng Bangladesh
Dari sekian banyaknya menu yang tersedia, sejauh ini saya baru mencoba dua menu di Luc Coffee yaitu Mont Blanc serta Nasi Goreng Bangladesh.

Untuk Mont Blanc dari Luc Coffee ini menggunakan base dari cold brew, ditambah dengan krim yang manis dan creamy, esktrak jeruk, hingga potongan orange zest diatas krimnya. Overall saya suka banget sama Mont Blanc ini karena tidak hanya rasa kopinya yang begitu berasa, tapi juga rasa jeruknya yang begitu menyegarkan, ditambah dengan krim yang manis dan begitu creamy serta potongan orange zest yang begitu harum, citrusy dan terasa segar. Pas diminum berasa sekali manis dari krimnya, tidak terlalu manis tapi bisa mengimbangi rasa pahit kopinya. Walaupun orange zest-nya memang tidak terlalu banyak, tapi aromanya menyebar kemana-mana yang membuat kesan menyegarkan dari Mont Blanc ini.

Lalu untuk Nasi Goreng Bangladesh, menurutku menu ini cocok banget buat kalian yang ingin mencari menu yang pedas (spicy) di Luc Coffee. Isinya ada nasi goreng yang pedas dan penuh dengan rempah-rempah yang harum, potongan ayam char siu, sunny side up egg, sayuran wortel dan timun, serta kerupuk. Jujur saya suka banget sama menu yang satu ini. Tidak hanya mengenyangkan, tapi juga rasanya begitu kuat, terutama aroma rempah-rempahnya yang begitu kaya dengan rasa pedasnya yang terasa sekali. Penyajian telurnya juga bagus dan rasanya enak, potongan ayam char siu-nya juga begitu enak.
Pokoknya untuk kedua menu ini enak banget dan perlu kalian coba kalau lagi di Luc Coffee. Untuk kedua menu ini saya approve enaknya.
Cara Menikmati Mont Blanc yang Benar
Sebelum penutup, mungkin saya perlu kasih tahu terlebih dahulu gimana cara menikmati kopi Mont Blanc ini secara benar. Apakah perlu diaduk terlebih dahulu atau langsung diseruput saja?
Berbeda dengan es kopi susu kekinian yang perlu dikocok atau diaduk terlebih dahulu supaya rasa manis dari gula arennya merata, untuk kopi jenis Mont Blanc ini untuk tidak diaduk terlebih dahulu dengan sedotan saat pertama kali disajikan.
Cara terbaik untuk menikmati Mont Blanc adalah dengan mencicipi terlebih dahulu lapisan luarnya yaitu krim beserta dengan orange zest-nya. Sehingga kalian bisa merasakan sensasi dingin dan wangi dari lapisan atas tersebut. Lalu selanjutnya baru diseruput bagian dari cold brewnya. Dengan adanya perpaduan antara layer cold brew dengan krim serta orange zest ini, membuat Mont Blanc menjadi salah satu kopi yang punya rasa begitu kompleks.
Verdict: Recommended!
Dari pembahasan yang sudah saya jabarkan di atas, untuk Luc Coffee ini recommended banget buat kalian datengin dan kalian coba menu-menunya, terutama Mont Blanc dan menu lainnya.
Sebelum kalian mencoba menu Mont Blanc di tempat lain, kalian bisa mampir terlebih dahulu di Luc Coffee ini. Selain itu di Luc Coffee terkadang juga ada event-event menarik yang diadakan oleh komunitas di tempat ini. Jadi memang coffeeshop yang ini cocok banget buat jadi tempat kongkow sekaligus tempat nongkrong hingga WFC.
Disini kalian juga bisa melakukan reservasi melalui WhatsApp yang disediakan serta memesan menunya via aplikasi ojek online.
Info lebih lengkap, menu dan lainnya bisa kalian cek di Instagram Luc Coffee di @luc_coffee.

