CGI dan VFX sering dianggap sama, padahal keduanya punya peran yang berbeda dalam produksi visual. Memahami perbedaannya penting — terutama bagi brand yang ingin memanfaatkan teknologi ini untuk iklan dan kampanye kreatif.
Apa Itu CGI?
CGI (Computer Generated Imagery) adalah teknik menciptakan gambar, objek, karakter, atau lingkungan secara penuh menggunakan komputer grafis. Hasilnya bisa berupa animasi 2D, animasi 3D, hingga dunia simulasi yang terlihat nyata — semua dibuat dari nol tanpa perlu merekam dunia nyata.
Apa Itu VFX?
VFX (Visual Effects) adalah teknik menambahkan atau memodifikasi elemen visual pada rekaman nyata. Tujuannya untuk menciptakan adegan yang sulit atau mustahil dilakukan secara langsung, seperti efek ledakan, cuaca ekstrem, atau karakter makhluk fantasi.
Apa Bedanya?
Singkatnya, CGI menciptakan elemen visual dari nol, sementara VFX menggabungkan elemen digital dengan rekaman live-action. Semua CGI termasuk bagian dari VFX, tapi tidak semua VFX menggunakan CGI.
Mana yang Tepat untuk Brand?
Untuk iklan OOH dan 3D billboard anamorphic, CGI adalah pilihan utama karena mampu menghadirkan visual yang dramatis dan imersif. Untuk konten yang menggabungkan talent atau lokasi nyata dengan elemen digital, VFX lebih relevan.
PiX Creative Mindworks menghadirkan keduanya — dari animasi CGI untuk 3D billboard hingga VFX untuk LED immersive stage — membantu brand menciptakan pengalaman visual yang tak terlupakan.

